Categories: BERITA UTAMA

14 Tahanan Kabur dari Rutan Polres Keerom

Dua Diantaranya Sudah Ditangkap

JAYAPURA-Mapolres Keerom kembali kebobolan. Sebanyak 14 orang tahanan di Rutan Polres Keerom kabur, Senin (18/1) dini hari. Dua diantaranya sudah dilakukan penangkapan oleh aggota.

 Kapolres Keerom AKBP Emile Reisitei Hartanto mengatakan, pihaknya masih mendalami modus kaburnya 14 tahanan tersebut.

 “Masih kami dalami penyebab kaburnya tahanan. Anggota sedang memintai keterangan dari dua orang tahanan yang sudah ditangkap,” ungkap Kapolres Emile Hartanto saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya, Rabu (20/1)

 Dikatakan, untuk 12 orang yang sedang kabur sementara dilengkapi administrasinya untuk dikeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Sementara anggota masih terus melakukan pengejaran.

 “Kami melakukan pendekatan dengan masyarakat, para kepala kampung serta tokoh penting untuk membantu Kepolisian agar dapat menghadirkan pelaku yang lari dari tahanan,” kata Emile Hartanto.

 Emile Hartanto memastikan, 12 orang tahanan yang melarikan diri ini masih berada di Keerom dan pulang ke rumahnya masing-masing. Ia berharap  para tahanan tersebut bisa bertobat dan menyerahkan diri dengan baik.

 Sementara untuk mengantisipasi mereka keluar dari Kabupaten Keerom, langkah yang diambil Polres Keerom yakni melaksanakan giat sweeping, razia dan sudah mengkoordinasi dengan kepala kampung dan keluarga dari para tahanan yang kabur.

 “Kita berupaya semaksimal mungkin untuk mencari para tehanan yang kabur, kami juga bekerja sama dengan Polres lainnya dan saling memberi informasi bersinergi untuk dapat menangkap para tahanan yang kabur,” ungkapnya.

 Dikatakan, 12 orang tahanan yang masih berada di luar saat ini berdomisili di Keerom dan sekitarnya. Adapun mereka ditahan terkait dengan kasus narkoba, pencurian handphone dan kasus penganiayaan.

 “Saat kabur ada petugas yang berjaga. Bahkan terjadi kejar-kejaran antara tahanan yang kabur dan anggota hingga ke Kampung Bate dan Kampung Toraja. Anggota juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan malah kabur ke hutan,” tuturnya. 

 Ini bukan kali pertama tahanan kabur dari ruang tahanan Polres Keerom, sebelumnya pada 6 Januari 2019. Sebanyak 10 orang tahanan di Polres Keerom juga kabur. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago