Categories: MERAUKE

SMA YPK Merauke Kembali Terapkan Tatap Muka Terbatas

MERAUKE-SMA YPK  Merauke kembali akan memberlakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka secara terbatas. Penerapan sistem  tatap muka secara tatap muka ini setelah siswa  yang ada di SMA YPK Merauke berjumlah kurang lebih 500 orang hampir seluruhnya telah menjalani vaksinasi  Covid-19  tahap II.

   Kepala Sekolah SMA YPK Merauke Soleman Jambormias, S.Pd, M.P, mengungkapkan bahwa tatap muka secara terbatas ini  akan dimulai Senin (23/8) depan.  “Tatap muka ini harus kita lakukan karena banyak dari anak-anak ini yang tidak memiliki HP android. Kalaupun ada yang punya, mereka kesulitan di data, sehingga kita berlakukan tatap muka bagi siswa yang sudah benar-benar vaksin,” katanya saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Kamis (19/8). 

   Dikatakan, tatap muka  secara terbatas ini dimana dalam setiap kelas hanya sampai 12 orang setiap 2 jam. “Tujuannya supaya ada pembelajaran. Tapi, benar-benar terbatas dan prokesnya  diperhatikan. Kemarin  kita sudah rapat dewan guru  dan atur semua. Hari ini, kita minta izin ke Tim Covid Kabupaten untuk mendapatkan izin,” jelasnya. 

   Sementara  bagi siswa yang belum mendapatkan vaksin, jelas Jambormias, maka siswa   tersebut tidak bisa masuk tatap muka di sekolah tapi mengikuti pembelajaran lewat daring.   “Selain  tatap muka, guru sekaligus melakukan daring dengan siswa yang  mengikuti pembelajaran  dari rumah secara daring karena belum vaksin,” terangnya. 

  Dijelaskan, dalam satu hari  nantinya  sekitar 4 mata pelajaran  dapat diberikan dengan waktu  belajar sekitar 45 menit setiap mata pelajaran. “Untuk mata pelajaran yang waktunya 2 jam, efektifnya sekitar  45 menit di dalam kelas, sudah harus ada pergantian,” katanya. 

  Begitu  juga siswa yang masuk tatap muka bergantian. Jika hari ini seluruhnya  kelas X maka hari berikutnya kelas XI dan hari selanjutnya kelas XII.  “Karena ini menyangkut penggunaan ruangan.  Kalau semua  masuk sekolah, nanti tidak prokes lagi,” katanya. 

   Ditambahkan, setiap siswa yang datang  ke sekolah harus menggunakan masker, cuci tangan di depan pintu yang disediakan  serta menjaga jarak dalam ruangan kelas. “Setiap ruangan, paling banyak 12 siswa. Tidak boleh lebih,” pungkasnya. 

  SMA YPK Merauke merupakan sekolah pertama di Merauke yang kembali memberlakukan tatap muka setelah merebaknya varian delta di Merauke.  Ini karena SMA YPK Merauke merupakan sekolah pertama yang memberi vaksin bagi siswanya di sekolah. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

18 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

19 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

20 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

21 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

22 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

23 hours ago