

Hengki Yaluwo, S.Sos (FOTO:Sulo/Cepos)
BOVEN DIGOEL-Bupati Boven Digoel, Hengki Yaluwo, S.Sos, mengumumkan pengangkatan 500 tenaga honorer (K2) menjadi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun P3K bagi honorer yang umurnya di atas 35 tahun. Namun nama-nama honorer yang diangkat menjadi calon ASN maupun P3K tersebut tidak dilakukan di Kantor Bupati, namun diumumkan lewat RRI setempat.
Bupati Hengki Yaluwo menjelaskan, pengumuman ini sengaja tidak dilakukan di kantor bupati untuk menghindari terjadinya anarkis dari para honorer yang namanya belum masuk dalam daftar ini.
“Saya memang sengaja tidak tempel nama-nama mereka di kantor bupati untuk menghindari terjadinya anarkis. Karena kita tahu bersama, Boven Digoel ini saling menghargai sangat terbatas. Sehingga saya mau, semua aman, lebih baik lewat media massa,” tandasnya.
Bupati Hengki mengaku membuka ruang selama 5 hari untuk memberikan kesempatan bagi K2 yang namanya belum ada dalam pengumuman tersebut.
“Bagi yang tidak puas dengan pengumuman ini, saya membuka ruang selama 5 hari. Sampaikan kepada kami kalau tidak puas untuk kami sampaikan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB di Jakarta,” terangnya.
Dikatakan, masih ada 250 orang honorer yang belum terakomodir dan jika ribut atau melakukan anarkis maka akan rugi.
” Kalau ribut maka dia akan rugi sendiri. Karena mengurus K2 ini tidak mudah, tapi butuh perjuangan untuk sampai pada titik sekarang,”tandasnya. (ulo/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…