

AKBP Sandi Sultan, SIK (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pihak Kepolisian Resor Merauke telah mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap Ananias Dobe (19) di Jalan Aliarkam, Kelurahan Maro Merauke, Rabu (16/8) sekitar pukul 22.00 WIT.
‘’Untuk pelaku pembacokan yang terjadi di sekitar Jalan Aliarkam, identitasnya sudah kita kantogi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, pelaku sudah kita ringkus. Tapi, kita harapkan kepada pihak keluarga untuk menyerahkan pelaku,’’ tandas Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK dan Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH saat menggelar konferensi pers, Jumat (18/8).
Kasus pembacokan tersebut lanjut Kapolres, saat pelaku bersama dengan teman-temannya pulang dari pasar malam dan hiburan di Lapangan Monumen Kapsul Waktu Merauke. P
elaku, lanjut Kapolres, sudah dalam keadaan mabuk. Bahkan saat dalam perjalanan itu, pelaku sering memutar parang di aspal. Kemudian bertemu dengan korban yang saat itu tidak tahu apa-apa dan langsung dibacok dengan parang mengenai tangan kanannya tersebut.
‘’Korban yang tidak tahu apa-apa, tiba-tiba oleng dan terjatuh dengan motor yang dikendarainya karena potongan tangannya sudah terjatuh,’’ katanya.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan secara intenseif di RSUD Merauke. Karena beberapa saat setelah kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RSUD Merauke. Namun pelaku sudah melarikan diri.
‘’Sekali lagi, saya mengimbau keluarga untuk segera menyerahkan pelaku. Karena identitasnya sudah kami kantongi,’’ pungkas Kapolres Sandi Sultan. (ulo/tho)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…