Categories: MERAUKE

Pedagang Hanya Datangkan Beras dari Sulawesi dan Merauke

MIMIKA – Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah masih aman dari beras oplosan karena belum ditemukan di pasaran. Hal itu diungkapkan oleh Pedagang Beras di area Pasar Sentral Timika, Ayudin, saat ditemui wartawan, Selasa, (15/7).

Kata Ayudin, sampai saat ini belum ada beras oplosan beredar di pasaran. Lagi pula, masyarakat Kabupaten Mimika tidak suka membeli beras tersebut. Tak hanya itu, pedagang bahkan takut untuk menjualnya karena brutalnya masyarakat yang biasanya suka melayangkan protes.

“Jadi beras-beras oplosan itu tidak ada, kita juga takut untuk menjualnya,” kata Ayudin.

Ayudin mengatakan, beras yang beredar di pasaran di Mimika hanyalah beras dari Sulawesi dan Merauke. Dia juga menyebut, di Mimika hanya ada dua distributor resmi untuk beras, yakni Distributor Sinar Sulawesi dan Beras Merauke.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

45 minutes ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

2 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

3 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

4 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

5 hours ago

Bappenda Tertibkan Reklame Tak Berizin di Sentani Timur

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…

6 hours ago