Lamberth Patruan menjelaskan bahwa untuk transmigrasi lokal ini belum ada penetapan dari Kementrian Transmigrasi terkait jumlah yang akan mengikuti transmigrasi lokal. Namun begitu, Lambreth Patruan mengungkapkan bahwa untuk transmigrasi lokal ini baru Kabupaten Boven Digoel yang mengusulkan.Sementara Mappi dan Asmat belum.
Tapi yang akan menjadi prioritas untuk transmigrasi lokal ini adalah Salor dan Muting di Kabupaten Merauke. Ini karena kedua lokasi itu merupakan bagian dari transmigrasi selama ini.
‘’Karena 2 lokasi itu sudah dilakukan penetapan selama ini. Tapi kalau ada yang meminta boleh saja, tinggal mengikuti proses itu. Setelah ditetapkan lokasi itubaru ada pembangunan. Tapi, ditetapkan tetap orang asli Papua,’’ jelasnya.
Ditambahkan, untuk Boven Digoel yang meminta transmigrasi lokal, saat ini dalam proses pembebasan lahan. ‘’Mereka minta 1.000 hektar. Tapi, kalau tidak salah, mereka masih tahapan untuk 300 hektar. Dan ini juga butuh proses panjang. Karena setelah penetapan lahan, kemudian persetujuan dari Menteri Transmigrasi. Setelah itu, baru bisa masuk ke dalam proses perencanaan dan masuk proses pembangunan,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…
Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…