

Kapolsek Meraue Kota AKP Teguh Prasetya saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan di Polsek Merauke Kota, Senin (15/07/2024) (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Aksinya yang terekam kamera CCTV milik warga yang melakukan pemalakan terhadap seorang mama-mama sayur gerobak di Jalan Kudamati, Kelurahan Kamundu Merauke, seorang pemuda di Merauke berinisial L (20) dengan korban Surwati, pada Sabtu (13/07/2024) sekitar pukul 05.20 WIT. Kurang dari 1 x 24 jam, pelaku berhasil diringkus.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kapolsek Merauke Kota AKP Teguh Prasetya, mengungkapkan bahwa kasus bermula sata korban Surwati dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya di Distrik Semangga menuju Pasar Wamanggu untuk menjual sayur-sayuran.
Namun saat tiba di sekitar Kudamati, korban kemudian dihadang dengan balok, membuat korban terjatuh dari motor.
‘’Saat korban terjatuh itu, pelaku langsung merampas tas milik korban yang berisi uang Rp 3 juta, sebuah HP merk Oppo dan sejumlah kartu penting dalam tas tersebut,’’ katanya.
Dari rekaman CCTV yang berhasil diamankan Polsek Merauke Kota setelah penangkapan itu, terlihat teman-teman korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil kabur.
‘’Pelaku ini tinggalnya di Kudamati juga dan saat itu kejadian itu sudah dalam pengaruh minuman keras,’’ jelasnya.
Setelah pihaknya mendapat informasi, kata Kapolsek Teguh, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pada hari Sabtu itu juga sekitar pukul 11.30 WIT berhasil menemukan dan menangkap pelaku yang saat itu bersama dengan teman-temannya minum minuman keras.
‘’Jadi uang Rp 3 juta yang ada dalam tas korban, semuanya sudah habis digunakan pelaku minum minuman keras bersama dengan teman-temannya,’’ jelasnya.
Atas perbuatannya itu, lanjut Kapolsek, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Kapolsek mengakui bahwa peristiwa penghadangan seperti sering terjadi bagi masyarakat yang lewat hendak ke pasar di pagi hari.
‘’Pelaku baru pertama kali melakukan penghadangan seperti ini karena melihat dari teman-temannya yang biasa melakukan seperti itu untuk mendapatkan uang,’’ tandasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…