

Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno bersama dengan stakeholder lainnya saat membuka pelatihan wartawan di Papua Selatan, Jumat (13/12) kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengapresiasi peran wartawan di provinsi Papua Selatan. Apresiasi ini disampaikan Joko Guritno saat membuka pelatihan jurnalistik wartawan Papua Selatan di Swiss-belhotel Merauke, Jumat (13/12). Pelatihan Jurnalistik ini atas kerjasama Pemprov Papua Selatan, USAID, dan Komunitas Wartawan Daerah (KWD) Papua Selatan.
Joko Guritno menyebut, wartawan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjadi sumber masukan penting bagi kebijakan di provinsi yang baru berdiri ini.
Melalui momentum itu, Guritno menjelaskan Papua Selatan sebagai salah satu provinsi muda yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2022. Hingga kini, lanjut Guritno, provinsi ini masih dipimpin oleh penjabat gubernur yang sudah dua kali diganti. Hal ini mencerminkan tantangan besar dalam membangun struktur pemerintahan yang solid.
“Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah memulai tugas dengan membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengangkat pejabat, hingga mempersiapkan Majelis Rakyat Papua dan DPR Papua Selatan melalui mekanisme pengangkatan,”kata dia.
Agustinus Joko Guritno juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme wartawan melalui pengalaman dan kompetensi. Ia juga mengingatkan agar berita yang disampaikan berdasarkan fakta dan terhindar dari hoaks.
“Berita yang tidak akurat bisa menimbulkan masalah dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Oleh karena itu, wartawan harus memverifikasi kebenaran informasi sebelum dipublikasikan,”kata dia.
Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari itu menghadirkan sejumlah nara sumber, diantaranya 2 wartawan senior dari Jayapura, Provinsi Papua Krist Ansaka dan Lucky Ireeuw yang juga Pimpred SKH Cenderawasih Pos. Lucky N. Ireeuw membawakan materi etika dan keamanan journalisme. Sedangkan Krist Ansaka membawakan materi tehnik peliputan indepth atau peliputan mendalam. Ada juga Dosen Universitas Manokwari Agus Sumule terkait tantangan pembangunan Provinsi baru dalam pelaksanaan Otsus. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…