

Personel Samapta Polres Merauke saat turun ke sekolah merespon penganiyaan yang dilakukan oleh seorang siswa terhadap pacarnya yang juga tercatat sebagai siswi sekolah itu. (foto:Humas Polres Merauke/Cepos)
MERAUKE– Diduga karena cekcok akibat salah paham, seorang pelajar di Merauke berinisial MN nekat menganiaya pacarnya yang juga seorang pelajar salah SMA di Merauke. Kasus penganiayaan ini terjadi Minggu (12/10) sekira pukul 19.00 WIT di asrama sekolah itu.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps. Kasie Humas Ipda Andre Msb, membenarkan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh MN terhadap pacarnya tersebut pada Minggu (12/10).
‘’Penganiayaan yang dilakukan oleh MN terhadap pacarnya itu diduga karena terjadi kesalahpahaman sehingga keduanya cekcok yang berujung penganiayaan terhadap korban yang merupakan siswi di sekolah itu juga,’’ kata Ipda Andre, Selasa (14/10).
Menurutnya, saat itu personel Polres Merauke langsung turun ke lapangan setelah mendapat laporan dan mangsung mengamankan pelaku. Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka di bagian mata sebelah kiri dan hidung bengkak.
‘’Pelaku sudah diamankan di Polres Merauke untuk menjalani proses lebih lanjut,’’ katanya.
Sehubungan dengan itu, Ps Kasi Humas Ipda Andre mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga putra putri mereka yang masih pelajar agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Kalau terjadi peristiwa seperti ini untuk segera dilaporkan ke pihak berwenang,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…