

Fransiskus Kamijay, S.STP, MAP (FOTOSulo/Cepos)
Pemerintah Mengontrol dan Mengawasi Ketat Pemberian izin
MERAUKE– Kendati agen minuman keras berlabel di Merauke dari sebelumnya hanya satu dan sekarang menjadi 2 namun outlet penjualan minuman keras di Kabupaten Merauke saat ini berkurang dari sebelumnya sekitar 23 outlet menjadi 12 outlet.
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Fransiskus Kamijai ditemui Sabtu (11/10) mengungkapkan, dari sekitar 20-an outlet penjualan Miras sebelumnya, saat ini yang tersisa 12 outlet. ‘’Outlet-outlet yang sebelumnya bermasalah dan izinnya mati tidak lagi diperpanjang sehingga yang tersisa sekarang ini tiggal 12 outlet,’’ katanya.
Fransiskus Kamijay mengakui bahwa saat ini agen Miras berizin tersebut bertambah dari 1 sebelumnya menjadi 2 agen. Kendati agennya bertambah, namun lanjut Fransiskus Kamijai, pemerintah daerah melalui kepemimpinan bupati Yoseph Bladib Gebze tidak menambah outlet tersebut. ‘’Jadi tidak ada lagi izin pemberikan outlet baru,’’ terangnya.
Fransiskus Kamijay juga menjelaskan, bahwa jika tahun-tahun sebelummya, Pemerintah Kabupaten Merauke masih menarik retribusi dari penjualan Miras pabrikan tersebut, maka dalam 2-3 tahun terakhir, penarikan retribusi dari penjualan Miras pabrikan tersebut sudah ditiadakan.
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…