

Salah satu kios yang menjual Pertalite secara ilegal di pinggir jalan di Kota Merauke. Polisi akan segera menertibkan penjualan BBM Pertalite secara ilegal tersebut. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Reserse Kriminal Polres Merauke siap menertibkan penjualan BBM jenis Pertalite yang kembali marak dijual secara ilegal di kios-kios di pinggir jalan di Kota Merauke.
Rencana penertiban ini disampaikan Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasie Humas Polres Merauke, Iptu Bambang Soetrisno setelah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim AKP Najamuddin, MH, Jumat (13/5).
‘’Tadi saya sudah melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim sehubungan dengan rekan-rekan menanyakan masalah BBM Pertalite yang telah dijual eceran ke masyarakat umum di jalan-jalan,’’ kata Kasie Humas Iptu Bambang Soetrisno.
Dikatakan, pihak Reskrim telah melaksanakan operasi 2 kali, dan telah ditindaklanjuti namun oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi sekarang tidak ada efek jerahnya. ‘’Seperti rekan-rekan wartawan ketahui di lapangan, oknum masyarakat kembali menjual secara eceran,’’ jelasnya.
Kasat Reskrim, lanjut Kasie Humas mengatakan, akan menggelar operasi atau penertiban penjualan pertalite secara ilegal tersebut. ‘’Mohon kepada teman-teman wartawan untuk dipantau di lapangan untuk disampaikan kepada kami,’’ pintanya.
Sebelumnya, Kepala Pertamina Merauke Rizal Anwar meminta pemerintah daerah bersama aparat hukum untuk mengawasi dan menindak siapapun yang melakukan permainan BBM Pertalite subsidi tersebut.
Karena ia melihat bahwa saat ini BBM Pertalite kembali marak dijual di pinggir-pinggir jalan, yang seharusnya tidak boleh. Karena BBM Pertalite saat ini disubsidi pemerintah yang besaran subsidinya sekitar Rp 9.500 perliter. ‘’Kalau dijual lagi secara ilegal, untuk apa pemerintah mengeluarkan anggaran yang begitu besar untuk subsidi,’’ katanya baru-baru ini. (ulo/tho)
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…