

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka saat mengecek hasil panen petani pada lahan yang dipanen dengan menggunakan Combine di Kampung Bokem, Distrik Merauke, Jumat (13/5). (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT bersama Kapolres AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum dan Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo, ST, melakukan panen raya padi di Kampung Bokem, Distrik Merauke, Jumat (13/5). Panen dilakukan menggunakan combine atau mesin pemotong padi.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Bokem Simon Wollo mengatakan, di kampung ini ada 165 hektar padi yang siap panen. Pada kesempatan tersebut, petani meminta sejumlah alat pertanian seperti Combine yang lebih besar, alat pengering padi, termasuk mesin penggilingan padi.
Pasalnya, masyarakat petani yang ada di kampung tersebut, ketika akan menggiling padinya harus keluar kampung dengan kondisi jalan yang tidak baik saat ini. Menanggapi hal tersebut, Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT menyatakan, akan mengakomodir usulan dari masyarakat tersebut untuk dianggarkan dalam APBD Perubahan 2022.
Tentang hasil panen petani yang kualitasnya masih di bawah rata-rata, bupati menyarankan petani agar nantinya petani menjual dalam bentuk gabah kepada sipir. ‘’Akan ada pengusaha yang akan masuk dan siap menampung gabah petani, sehingga kualitas beras yang dihasilkan bisa terjaga,’’ katanya.(ulo/tho)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…