BMKG menyebutkan, kombinasi antara asap yang berasal dari wilayah lokal dan asap lintas batas tersebut berpotensi menurunkan kualitas udara serta jarak pandang di sejumlah area yang terdampak.
Atas kondisi tersebut, BMKG Mopah Merauke mengimbau masyarakat Papua Selatan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan penurunan kualitas udara.
Masyarakat juga disarankan meminimalkan aktivitas di luar ruangan atau menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, BMKG mengingatkan seluruh pihak untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi sebaran asap saat ini. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…