Categories: MERAUKE

Pedagang Pasar Wamanggu Mengadu ke DPRD

MERAUKE– Sejumlah pedagang Pasar Wamanggu Merauke  mengadu ke DPRD Merauke terkait dengan rencana penertiban yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melalui  Tim yang telah dibentuk.

Dalam rangka itu, DPRD Merauke melalui Komisi B yang membidangi ekonomi mengundang  kedua belah pihak dalam hal ini pedagang  Pasar Wamanggu Merauke dan Badan Pendapatan Daerah,  Disperindagkop, Satpol PP dan Kabag Perekonomian Setda Kabupaten  Merauke.

   Rapat dengar pendapat  (RDP) yang berlangsung di ruang sidang DPRD Merauke itu  dipimpin oleh Wakil Ketua II, Dominikus Ulukyanan, S.Pd didampingi  Ketua  Komisi B Drs. Lukas Patrow, SH.

    Dalam RDP  tersebut terungkap bahwa  sesuai Peraturan Bupati Merauke  Tahun 2013 terkait penataan Pasar Wamanggu Merauke tersebut  terungkap, untuk kios dan los lantai dasar diperuntukan untuk pedagang kelontongan. Sementara lantai 2 diperuntukan  bagi pedagang pakaian dan lantai 3 khusus kuliner. Namun yang terjadi saat ini, di lantai dasar tersebut sebagian besar  pedagang berjualan pakaian dan sepatu, membuat pedagang pakaian dan sepatu yang menempati lantai 2 dagangannya tidak laku karena orang tidak  mau naik lagi ke lantai 2 tersebut.

Laode  menjelaskan, adanya perubahan jenis dagangan dari kelontongan menjadi pakaian tersebut karena barang kelontongan yang dijual tidak laku dan pihaknya mengalami kerugian. Namun demikian, Laode menyebut bahwa  jika memang penertiban dilakukan maka harus secara menyeluruh dan adil.

      Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Merauke , Dra. Majinur, M.Si  menjelaskan, adanya rencana penertiban yang dilakukan ini karena terjadi tunggakan pembayaran sewa kios sampai Rp 3 miliar  sesuai hasil audit BPK, karena pedagang yang berjualan di lantai  II tersebut mengeluh sepi pembeli,  sebagian dagangan pakaian sudah digelar di lantai I yang tidak sesuai dengan peraturan bupati sebelumnya.

       Sementara itu, sebagian anggota dewan mendukung kebijakan dari pemerintah tersebut  untuk dilakukan penertiban dan penataan Pasar Wamanggu. Namun agar tidak terjadi kecemburuan di antara  pedagang, maka penertiban dan penataan Pasar Wamanggu harus dilakukan secara  menyeluruh dan konfrehensif. Sampai berita ini  ditulis,  RDP yang dilakukan DPRD dengan menghadirkan kedua belah pihak tersebut masih berlangsung. Belum  ada win-win solution bagi kedua belah pihak. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

2 days ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

2 days ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

2 days ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

2 days ago