

Beras hasil panen patani yang digudangkan Bulog di gudang penyimpanan Bulog Merauke, belum lama ini. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Perum Bulog Cabang Merauke menargetkan serapan beras hasil panen petani sebanyak 25.000 ton pada tahun 2025 ini. Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu, SE, ditemui Cenderawasih Pos mengungkapkan, target 25.000 ton yang akan dicapai oleh Perum Bulog Cabang Merauke tersebut terdiri dari panen rendengan atau untuk semester I antara 12.000-13.000 ton. Sedangkan sisanya pada semester II atau panen gadu.
‘’Mudah-mudahan tidak ada masalah dan panen petani berhasil sehingga target serapan kita dapat tercapai,’’ kata Karennu ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/1) lalu.
Karennu mengungkapkan pada tahun 2024, pihaknya telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 16.000 ton. Meski berhasil menyerap hasil panen petani sebanyak 16.000 ton, namun Perum Bulog Merauke masih mendatangkan beras dari luar Papua untuk memenuhi kebutuhan ASN dan TNI Polri serta bantuan beras pemerintah ke masyarakat kurang mampu. Jumlahnya, 11.000 ton yang didatangkan dari Surabaya dan Makassar. Saat ini, yang masih tersisa dari 27.000 ton tersebut sebanyak 8.000 ton.
‘’Kalau target 25.000 ton dapat kita realisasikan maka kita tidak perlu mendatangkan beras dari luar Papua lagi. Karena 25.000 ton itu sudah cukup untuk memenuhi jatah beras petani maupun jika ada kebijakan pemerintah memberikan bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu,’’ terangnya.
Termasuk, kebutuhan untuk pemberian makan bergizi gratis (MBG) untuk pelajar yang ada di Merauke maupun kabupaten cakupan provinsi Papua Selatan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…