

Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai saat memberikan keterangan kepada media ini, Kamis (11/9) (foto;Sulo/Cepos)
MERAUKE– Sebanyak 65 warga yang ada di Kampung Baidup, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan ingin bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dari 65 warga yang ingin bergabung dengan NKRI tersebut, sebagian diantaranya masih berstatus sebagai warga negara PNG. Sedangkan sisanya tidak memiliki kewarganegaraan baik PNG maupun Indonesia.
Namun begitu, Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah menjelaskan bahwa terkait dengan status kewarganegaraan 65 orang tersebut, pihaknya harus koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini, Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia.
‘’Kemarin kita sudah koordinasi dengan Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan dan teman-teman yang lain, karena ada teman-teman dari keamanan dan kemarin ketemu dengan saya juga. Mereka akan membuat kegiatan ikrar. Namun sebelum ikrar tersebut dilakukan, kita harus melaporkan dan koordinasi dengan kementrian terkait terlebih dahulu sehubungan dengan kewarganegaraan,’’ jelas Wabup Fauzun Nihayah.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…