

Dominikus Ulukyanan, S.Pd ( FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE–Tuntutan ganti rugi dari pemilik hak ulayat atas tanah pada SD Inpres Muting XI, tampaknya sulit lagi dikabulkan pemerintah. Pasalnya tanah tersebut ternyata sudah dilepaskan secara adat dan diganti rugi oleh pemerintah saat akan menggunakan tanah tersebut untuk penempatan transmigrasi dan pembangunan fasilitas umum berupa SD Inpres Muting XI.
Wakil Ketua II DPRD Merauke, Dominikus Ulukyanan, S.Pd, mengungkapkan, dari sisi pemerintah agak berat untuk membayar tuntutan yang diajukan oleh pemilik hak ulayat tersebut.
Dikatakan, tanah itu sudah dilepas. Itu areal transmigrasi yang sudah dilepas dan SD dibangun di dalam. Kalau bayar langsung itu sudah tidak bisa. “Kita berikan tugas kepada pemerintah daerah untuk melakukan pendekatan. Secara kemanusiaan dijelaskan. Karena yang melepaskan pada waktu itu orang tua mereka. Ada semua bukti –buktinya. Ada foto dn lainnya,”ungkap Dominikus Ulukyanan kepada wartawan di gedung DPRD Meruake, Senin (12/9).
Ditambahkan, semua di Dinas Transmigrsi. Ada potong babi dan ada penyerahan uang. Kalau pemerintah mau bayar silakan, tapi lewat pengadilan.
Soal sejumlah sekolah yang dilaporkan juga dituntut ganti rugi, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, sebenarnya kepala dinas pendidikan mendata semua sekolah terkait luas dan status tanahnya, apakah berstatus tanah garapan, tanah hibah atau masih kepemilikan hak ulayat. (ulo/tho)
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…