

Keluarga dari almarhum Mulianus saat mendatangi Mapolres Merauke untuk berttemu dengan Kapolres Merauke, namun Kapolres sedang melaksakan tugas di lapangan, Kamis (12/5), kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE-Sejumlah keluarga dari almarhum Mulianus mendatangi Mapolres Merauke setelah mengantar jenazah Mulianus ke Bandara untuk diterbangkan ke Mappi, Kamis (12/5).
Yulianus Bapaimu, salah satu dari keluarga almarhum Mulianus tersebut menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Mapolres Merauke ini karena ada penyampaikan dari Kapolres Merauke saat di rumah duka untuk menyiapkan mobil angkutan bagi keluarga dari rumah duka ke Bandara, namun tidak ada.
Hanya saja, saat datang ke Mapolres tersebut, sejumlah keluarga dari almarhum Mulianus tidak sempat menemui Kapolres, karena masih melaksanakan tugas di luar Mapolres. Akhirnya mereka pulang dengan menggunakan sebuah mobil pickup. Mulianus sendiri merupakan terpidana kasus pencurian.
Dia merupakan residivis karena sebelumnya telah melakukan tindak pidana. Namun saat ditahan untuk menjalani proses pidana kasus yang dilakukan untuk kedua kalinya, yang bersangkutan mencoba kabur dengan menyiram air panas ke petugas sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas. ‘’Sebenarnya kami belum siap menerima kematian korban,’’ kata Yulaianus Kaimu.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum dikonfirmasi terkait dengan janji untuk menyiapkan mobil untuk mobilisasi keluarga almarhum dari rumah duka ke bandara tersebut mengungkapkan, dirinya tidak pernah menjanjikan untuk menyiapkan mobil.
‘’Ini salah paham, yang saya sampaikan ke keluarga tadi malam di rumah duka bahwa kami siap membantu memfasilitasi keberangkatan jenazah dari Merauke ke Kepi yang dibiayai langsung oleh Pemerintah Kabupaten Mappi,’’ tandas Kapolres.
Kapolres menambahkan, penembakan terhadap yang bersangkutan yang mengenai kakinya tersebut sudah lama dan yang bersangkutan sudah divonis majelis hakim atas kejahatan yang dilakukan. ‘’Dia statusnya sudah warga binaan Lapas Merauke,’’pungkasnya. (ulo/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…