Namun dari 600 orang yang mengikuti seleksi tersebut, hanya 400 lebih yang dinyatakan berhasil atau lulus. Sedangkan 100 lebih dinyatakan tidak berhasil.
‘’Kita belum tahu apakah kuota kita yang masih tersisa itu masih bisa kita pakai atau tidak lagi. Nanti kita akan coba tanya lagi ke Badan Kepegawaian Nasional,’’ terangnya.
Namun bagi 456 P3K yang dinyatakan lulus tersebut, lanjut Salvianus Laiyan, mereka harus mendaftar ulang kembali dengan melengkapi sejumlah persyaratan yang diminta secara online. Jika saat mendaftar dan ujian tersebut, internet Telkom di Merauke putus, maka hal yang sama kembali dialami P3K yang dinyatakan lulus tersebut. Mereka melengkapi persyaratan mereka kembali ditengah internet telkom putus.
‘’Mereka melengkapi persyaratan itu paling lambat 14 Januari 2024 ini. Tapi, sejauh ini, belum ada dari mereka yang lulus tersebut melapor terkait kendala internet yang mereka alami itu,’’ pungkas Salvianus Laiyan. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…
Crosser kebanggaan Papua yang menorehkan prestasi gemilang dan kejuaraan nasional itu mengumpulkan poin sempurna dengan…
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak…
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan kajian terhadap jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan beban kerja…