

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyambut Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto dengan memasang tanda kebesaran dari Asmat di kepala, di Bandara Mopah Merauke, Rabu (10/9) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Lucky Avianto secara resmi diterima di Merauke-Papua Selatan, Rabu (10/9). Penyambutan secara resmi ini dilakukan setelah dilantik p[ada 10 Agustus 2025 lalu di Jakarta.
Dengan didampingi sang istri saat tiba dengan pesawat Garuda, jenderal bintang dua dipundaknya tersebut disambut gubernnur Papua Apolo Safanpo dan bupati Merauke Yoseph Gebze, Ketua DPRP Ppaua Selatan Heribertus Silubun, Forkopimda Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Merauke serta para komandan satuan.
Kepada wartawan, Pangdam Lucky Avianto mengaku sebagai Pangdam pertama dirinya memiliki visi untuk Kodam XXIV/Mandala Trikora adalah sobat masyarakat, soluktif dan bersahabat.
‘’Sobat singkatan dari sinergi, optimis, berhasil, adiktif dan tepat. Saya akan berbuat terbaik di wilayah Papua Selatan bersama dengan gubernur, pak bupati dan forkopimda. Mudah-mudahan kami menjadi berkat di Papua Selatan,’’ katanya.
Menyoal pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di Merauke, pihaknya akan mendukung semua program yang ada untuk memajukan Papua Selatan menjadi wilayah yang maju.
Pangdam juga menegaskan tetap akan menjaga Papua Selatan meski selama ini relatif aman dan kondusif dibandingkan daerah lainnya di Papua agar pembangunan bisa berjalan dengan baik, roda perekonomian berjalan dengan lancar dan masyarakat damai dan sejahtrera.
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…