Leo Patria Mogot menjelaskan, tahun lalu jembatan Ndalir yang rusak sudah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Sementara Pemerintah Kabupaten Merauke membangun dan memperbaiki jalan yang rusak. Dari jarak sekitar 5 kilo, masih ada sekitar 2,5 kilo yang rusak parah.
‘’Pemerintah tidak serta merta menyelesaikan satu kali, karena cakupan wilayah pelayanan kita sangat luas. Tahun lalu, kita sudah kerjakan sebagian jalan di situ dengan jaminan dari kepala distrik bahwa masyarakat tidak lagi menggali pasir apalagi dibawah badan jalan. Kalau dikatakan kurang perhatian, kurang perhatian apa lagi. Jadi tinggal kesadaran dari masyarakat untuk tidak menggali pasir,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan…
Kejadian pada Minggu (8/3) malam itu akhirnya ramai menyedot perhatian publik. Dalam video siaran langsung…
Sejumlah titik yang terdampak adalah Kali Acai dan kawasan Pasar Youtefa, Distrik Abepura serta Organda,…
Pelaku berinisial AJW tersebut kini diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Merauke untuk…
Menurutnya, kasus ini sebenarnya telah diketahui oleh ibu korban. Bahkan untuk melindungi anaknya, sang ibu…
Hal ini dilakukan BGN untuk memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mekanisme kontrol agar…