

Timotius Ndiken (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE–Pemerintah Provinsi Papua Selatan saat ini sedang melakukan perekrutan calon mahasiwa penerima beasiswa Program Mahasiswa Unggul Papua Selatan.
Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitasi Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Timotius Ndiken, ditemui media ini mengungkapkan bahwa dalam rangka mencetak sumber daya manusia orang asli Papua di Selatan Papua maka Pemprov Papua Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua membuka kesempatan kepada lulusan SMA dan SMK yang berprestasi untuk diberikan beasiswa melalui Program Mahasiswa Unggul Papua Selatan.
‘’Untuk tahun pertama ini, kuota yang kita siapkan sebanyak 305 orang. Semua yang kita seleksi adalah anak-anak asli Papua Selatan karena dana yang akan kita gunakan bersumber dari dana Otsus Papua,’’ tandas Timotius Ndiken.
Menurutnya, ada 6 perguruan tinggi yang telah dipilih dan sudah melakukan kerja sama melalui MoU dengan ke-6 perguruan tinggi yang ada di Daerah Istimewah Jogjakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah. ‘’Keenam perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Negeri Jogjakarta, Poltekes Negeri Semarang, Poltekes Negeri Surabaya, Poltekes Negeri Jogjakarta, Politeknik Elektronika Surabaya dan Politeknik Pembangunan Malang,’’ jelasnya.
Menurut dia, selain uang kuliah dari para mahasiswa tersebut ditanggung, nantinya mereka juga di asramakan, sehingga anak-anak tersebut di kirim ke Jawa untuk betul-betul menimbah ilmu dan pulang membawa hasil tepat waktu. (ulo/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…