Categories: MERAUKE

Kapolres Sebut Dua Warga Senayu yang Sempat Diamankan Adalah Korban

MERAUKE– Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, mengungkapkan bahwa 2 warga Kampung Senayu, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke-Papua Selatan yang sempat diamankan  karena mengaku sebagai simpatisan organisasi terlarang di Indonesia yakni  MW (59) dan YW (53) merupakan korban yang dimanfaatkan oleh pihak lain untuk  mendapatkan keuntungan.

‘’Kedua orang itu sebenarnya merupakan korban yang dimanfaatkan oleh orang lain. Mereka disuruh  jual-jual atribut terlarang tersebut,’’ tandas Kapolres Sandi Sultan, kepada wartawan di Merauke, Jumat (8/12/2023).

Kapolres menjelaskan bahwa kedua orang tersebut merupakan adik kakak. Satu orang diantaranya  dalam kategoiri 41 atau kurang waras sedangkan satunya tidak memiliki pekerjaan tetap salama ini. Saat kejadian, keduanya dalam keadaan  dipengaruhi minuman keras sehingga mencoba menghalani kendaraan yang lewat di Kampung Senayu. Termasuk kendaraan aparat.

‘’Kalau orang waras dan tidak dalam kondisi mabuk, siapa yang berani mau menahan atau menghalagi kendaraan aparat. Tentu tidak ada yang berani. Tapi, karena yang satu ini kurang waras dan mereka saat itu dalam kondisi dipengaruhi minumen keras sehingga mencoba menghalagi kendaraan yang lewat,’’ jelasnya.

   Kapolres menjelaskan bahwa keduanya telah dikembalikan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata  satu diantaranya tersebut kurang waras. ‘’Tapi, dalam satu minggu, wajib lapor ke Polsek Tanah Miring. Kita  mau selidiki siapa yang memanfaatkan orang ini untuk menjual  atribut tersebut untuk mendapatkan keuntungan,’’ katanya. Karena harga dari atribut   yang akan dijual itu ada yang sampai Rp 1 juta.

   Kapolres Sandi Sultan juga meminta kepada masyarakat Merauke apabila  ada melihat atau menemukan adanya masyarakat Merauke yang memproduksi dan menjual minuman keras ilegal untuk segera dilaporkan kepada pihaknya. Sebab menurut dia, minuman keras ini  yang membuat berbagai tindak pidana  termasuk menghalang-halangi orang di jalan karena mabuk  tersebut. (ulo)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

32 seconds ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

1 hour ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

2 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

3 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago