

AKBP Sandi Sultan, SIK (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE – Sebuah video yang diduga mengandung unsur pornografi tengah beredar di Merauke, baik lewat group whatshap dan kemungkinan lewat media sosial maupun youtobe. Video mengandung unsur pornografi tersebut adalah seorang perempuan dengan wajah yang masih belia dengan menggunakan buah timun memasukan ke dalam alat kelaminnya dengan merekam di depan Hp miliknya. Wanita yang ada di dalam video yang beredar tersebut diduga adalah anak Merauke asal Kurik yang masih berstatus pelajar SMP.
‘’Informasi kalau dia anak Merauke dari Kurik yang sementara duduk di SMP,’’ kata seorang wartawati yang telah mendapatkan video tersebut mengomentari.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK mengungkapkan, pihaknya akan memerintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan penyelidikan atas video yang diduga sudah beredar tersebut. ‘’Kalau memang itu di Merauke, maka kita akan menyelidiki. Saya akan minta kepada Kasat Reskrim untuk segera menindaklanjuti video tersebut,’’ tandas Kapolres Sandi Sultan, Senin (10/10).
Dikatakan, jika dalam video tersebut benar adalah orang Merauke dan kejadiannya di Merauke, maka baik yang merekam maupun yang menyebarkan video tersebut akan diproses secara hukum. Apalagi wajah dari pelaku dalam video tersebut terlihat sangat jelas.
‘’Harapan saya, Kasat Reskrim bertindak. Komunikasi dengan sekolah dan mungkin juga bisa disampaikan lewat Kasat Binmas supaya anak-anak kita ini jangan lepas dari pemantauan HP android,”ungkapnya.
Diakui, sangat luar biasa pengaruhnya di generasi sekarang. Yang jelas, dirinya akan memberikan tindakan kalau itu ada unsur-unsur pidana, baik itu pelaku pornografi maupun penyebar.
“Saya sampaikan supaya menjadi pembelajaran bagi gereasi muda di Merauke untuk tidak melakukan hal-hal yang merusak moral gerenasi muda kita kedepannya,’’pungkasnya.(ulo/tho)
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…