Wakapolres menjelaskan bahwa setelah pihaknya mendapatkan laporan terkait dengan bentrok kedua kelompok tersebut pihaknya langsung turun mengamankan situasi sehingga tidak meluas.
‘’Sekarang kedua belah pihak kita pertemukan. Pada intinya sudah ada kesepakatan antara pihak Asmat dan pihak Mappi bahwa kasus ini sudah diserahkan kepada kepolisian dan mereka meminta agar mereka bisa beraktifitas seperti semula. Karena ternyata mereka belum saling percaya antara satu dengan lainnya,’’ jelasnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua kelompok warga ini diharapkan bisa beraktifitas kembali seperti semula dan kasus yang terjadi tersebut diserahkan ke pihak kepolisian.
‘’Kedua kelompok sebenarnya punya kerinduan untuk melaksanakan aktifitas seperti biasa. Mungkin anak-anak sekolah. Dengan pertemuan dan kesepakatan ini kekhawatiran mereka hilang,’’ jelasnya.
Wakapolres berharap, konflik yang terjadi ini dapat ditangani kepolisian menjadi perhatian dari pemerintah. ‘’Jangan polisi saja yang berupaya menciptakan keamanan tapi semua pihak,’’ jelasnya. Ditambahkan, bentrok 2 kelompok ini terjadi akibat masalah minuman keras. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…
Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang baru, Lazarus Sinim. Pemain muda yang bersinar pada Liga 4…
Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Ardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kontribusi penerimaan opsen…
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian…
Puncak peringatan HAN dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H.…