Wakapolres menjelaskan bahwa setelah pihaknya mendapatkan laporan terkait dengan bentrok kedua kelompok tersebut pihaknya langsung turun mengamankan situasi sehingga tidak meluas.
‘’Sekarang kedua belah pihak kita pertemukan. Pada intinya sudah ada kesepakatan antara pihak Asmat dan pihak Mappi bahwa kasus ini sudah diserahkan kepada kepolisian dan mereka meminta agar mereka bisa beraktifitas seperti semula. Karena ternyata mereka belum saling percaya antara satu dengan lainnya,’’ jelasnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua kelompok warga ini diharapkan bisa beraktifitas kembali seperti semula dan kasus yang terjadi tersebut diserahkan ke pihak kepolisian.
‘’Kedua kelompok sebenarnya punya kerinduan untuk melaksanakan aktifitas seperti biasa. Mungkin anak-anak sekolah. Dengan pertemuan dan kesepakatan ini kekhawatiran mereka hilang,’’ jelasnya.
Wakapolres berharap, konflik yang terjadi ini dapat ditangani kepolisian menjadi perhatian dari pemerintah. ‘’Jangan polisi saja yang berupaya menciptakan keamanan tapi semua pihak,’’ jelasnya. Ditambahkan, bentrok 2 kelompok ini terjadi akibat masalah minuman keras. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…
Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…
“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…
Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui…
Artinya, aparatur negara mulai “menabung” untuk pensiun mereka sendiri melalui iuran yang dikelola secara berkelanjutan.…