

Petugas dari Karantina Pertanian, Kantor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah Merauke saat menunjukan 2 barang bawaan penumpang kapal yang berisi Burung Nuri asal Asmat yang ditahan petugas saat tiba di Pelabuhan Merauke. (FOTO: Ist/Cepos)
MERAUKE – Petugas Karantina Pertanian Merauke berhasil menahan 2 Burung Nuri yang dibawa penumpang KM. Sirimau yang sandar di Dermaga Pelabuhan Laut Merauke pada Sabtu (9/9) pagi sekitar pukul 05.30 WIT. Kedua Burung Nuri tersebut dibawa penumpang dari Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
“Karantina mengawasi barang bawaan penumpang dan tentengan yang berpotensi membawa komoditas pertanian tumbuhan maupun hewan,” kata Anastasia Diva Putri, dari Karantina Pertanian Merauke.
Dikatakan, kedua Burung Nuri tersebut berhasil diamankan setelah petugas mengamati dari kejauhan salah satu barang bawaan penumpang yang mencurigakan. Setelah didekati, di dalam kardus tersebut, terdapat burung endemik Papua.
“Terdapat satu burung Nuri asal Asmat. Ketika ditanyai kelengkapan dokumen Karantina, pemilik tidak dapat menunjukkan. Penahanan burung Nuri dikarenakan kejelian pejabat Karantina saat melakukan pengawasan,” tambah Anastasia.
Pemilik pun dibawa ke Kantor Pelayanan Karantina Wilayah Kerja untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tak berselang lama, lagi-lagi atas kejelian pejabat Karantina, berhasil menahan satu burung Nuri lagi.
Kepala Karantina Pertanian Merauke Cahyono mengatakan turut prihatin bahwa masih ada orang-orang yang membawa hewan endemik khas Papua untuk dilalulintaskan.
“Burung – burung tersebut tinggalnya di alam dan bukan untuk dipelihara. Mari kita jaga bersama satwa-satwa endemik Papua, demi menjaga ekosistem alam,” pinta Cahyono. (ulo)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…