

Rapat tersebut dipimpin langsung Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Pj Sekda Papua Selatan Maddaremmeng. Hadir pula Sekda Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken, mewakili Danlantamal XI, mewakili Danrem 174/ATW, mewaliki Danlanud, Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, Kepala BPBD Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko, Kepala Badan penanggulangan bencana, Satpol PP dan pemadam kebakaran Provinsi Papua Selatan Elias Refra, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Papua Selatan.
MERAUKE– Pemerintah Provinsi Papua Selatan langsung merespon laporan adanya ratusan warga tertahan dan terperangkap di Markas Koramil Elikobel, Kabupaten Merauke akibat sejumlah titik di jalan trans Papua di Elikobel dilanda banjir dengan mengambil sejumlah langkah-langkah penanganan. Respon yang dilakukan Pemprov Papua Selatan tersebut dengan mengundang seluruh stakeholder untuk menentukan langkah-langkah penanganan, di gedung negara yang menjadi kantor sementara Gubernur Papua Selatan, Rabu (08/05/2025).
Rapat tersebut dipimpin langsung Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Pj Sekda Papua Selatan Maddaremmeng. Hadir pula Sekda Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken, mewakili Danlantamal XI, mewakili Danrem 174/ATW, mewaliki Danlanud, Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, Kepala BPBD Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko, Kepala Badan penanggulangan bencana, Satpol PP dan pemadam kebakaran Provinsi Papua Selatan Elias Refra, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Papua Selatan.
Pj Gubernur Papua Apolo Safanpo menjelaskan bahwa respon cepat tersebut harus segera dilakukan sebagai tanda kehadiran negara dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Karena itu, lanjutnya, langkah yang harus segera dilakukan adalah mengevakuasi warga yang terjebak dengan banjir tersebut dengan menggunakan perahu karet.
‘’Jadi prioritas kita pertama adalah menyelamatkan warga dulu,’’ katanya.
Langkah berikutnya, adalah menyelamatkan hewan ternak masyarakat. Langkah keempat adalah menyelamatkan harta benda warga. Namun ini dilakukan setelah langkah pertama dan kedua telah dilakukan. Langkah keempat adalah menyelamatkan aset negara. Jalan trans Papua merupakan aset negara yang harus diselamatkan.
Pemprov Papua Selatan dengan melibatkan seluruh stahekolder baik TNI dan Polri, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan di sepanjang jalan Trans Papua tersebut, BPBD Kabupaten Merauke, Basarnas dilibatkan dalam evakuasi serta pelayanan dapur umum bagi warga yang terjebak tersebut maupun kemungkinan adanya pemukiman warga yang terdampak banjir tersebut. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…