Categories: MERAUKE

Pencetakan Sawah, Masyarakat Lokal Harus Dilibatkan

Komisi IV DPR RI Sebut Sejak Era Soeharto-Jokowi Lumbung Pangan Nasional Merauke Gagal

MERAUKE – Komisi IV DPR RI yang membidangi diantanya pertanian, kelautan dan perikanan melakukan kunjungan kerja ke Merauke terkait dengan Merauke ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN), Sabtu (7/12). Para wakil rakyat yang berjumlah 14 orang itu dipimpin Ketua Tim Alex Indra Lukman.

Tiba di Merauke, para anggota DPR RI tersebut langsung menuju Kampung Telagasari Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Di Kampung Telagasari, para wakil rakyat ini menyaksikan panen yang menggunakan Combine Harvester atau mesin pemotong dan perontok padi. Para wakil rakyat itu juga mendapatkan paparan dari  Dansatgas Ketahanan Pangan  Mabes TNI Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Setelah paparan, Ketua Tim Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyatakan bahwa pada prinsipnya Komisi IV  mendukung penuh pencetakan sawah baru di Merauke. Hanya saja, lanjutnya, bahwa fakta menunjukan sejak zaman orde baru Pak Harto sampai terakhir zaman Jokowi, Merauke sebagai  lumbung pangan nasional gagal.   

   ‘’Ini fakta impiris. Sejak jaman orde baru, Pak Harto sampai terakhir pak Jokowi semua gagal. Saya ingin sebagai anak bangsa yang baik, kita semua jangan lagi ada kebohongan. Kalau biasanya zaman dulu, kalau kunjungan orang dari Jakarta yang ditampilkan indah-indah saja. Jadi muka dua itu dihentikan. Pointnya, apa adanya, supaya kami di Komisi IV DPR RI bisa secara produktif membantu bapak ibu sekalian,’’ tandas Alex Indra Lukman.

  Alex Indra Lukman menjelaskan bahwa saat rapat dengan Menteri Pertanian di  Jakarta, pihaknya  sudah menyarankan agar pemilihan lokasi benar-benar dipastikan dipastikan  jika memang jenis padi Impari yang cocok maka ia persilakan untuk dikembangkan.

‘’Rantai suplaynya juga harus diperhatikan. Kalau ini memang mau dibangun sampai 100.000 hektar, maka harus disiapkan di bagian hilirnya. Benih dan pupuknya harus disini (Merauke,red). Jangan lagi dari Jawa,’’ tandasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

3 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

5 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

6 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago