

Para peserta Raker Kesehatan yang merupakan para kepala OPD, RSUD dan kepala bidang dari 4 kabupaten cakupan Papua Selatan di Merauke, Selasa (8/7) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pemerintah melalui dinas kesehatan provinsi dan kabupaten di cakupan wilayah Papua Selatan masih harus bekerja lebih keras lagi dalam mewujudkan masyarakat Papua Selatan yang sehat. Pasalnya, sampai saat ini sejumlah penyakit baik memular maupun tidak menular masih cukup tinggi atau masih diatas standar nasional. Salah satunya mencakup angka kematian ibu dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Selatan Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, angka kematian ibu dan anak di Papua Selatan masih diatas 200/100.000 kelahiran hidup. Sementara yang diharapkan, yakni dibawah 180/100.000 kelahiran hidup.
‘’Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari status gizi, komplikasi kehamilannya, anemia, kemudian penyakit-penyakit komplikasi lainnya. Kami berharap, kunjungan ibu hamil harus rutin 6 kali dalam satu siklus kehamilannya. Dengan pengecekan secara rutin, diharapkan akan terdeteksi secara dini oleh petugas Kesehatan kita di lapangan,’’ kata Benedicta Herlina Rahagiar disela-sela pembukaan rapat kerja Kesehatan daerah Papua Selatan, di Merauke, Selasa (8/7).
Kendati demikian, Benedicta menjelaskan, secara keseluruhan petugas Kesehatan di 4 kabupaten yang ada sudah cukup bekerja keras dan semaksimal mungkin untuk mendapatkan cakupan.
Page: 1 2
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons positif usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Gagasan ini dilemparkan Pigai sebagai bentuk reposisi tata kelola kelembagaan yang dinilai perlu beradaptasi dengan…
Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan…
Aksi spiritual yang diikuti oleh sekira 80 peserta ini berpusat di Lapangan Cigombong, Distrik Abepura,…
Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan…