Categories: MERAUKE

Ada 3.617 Pengangguuran Terbuka di Merauke

Disnakertrans Kab. Merauke Akui Kehadiran Investor Perkebunan Serap Tenaga Kerja

MERAUKE- Kehadiran perusahaan di bidang perkebunan di Merauke khususnya perkebunan kelapa sawit dan sekarang ini perkebunan tebu telah banyak membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja yang ada di daerah ini.  Kepala Bidang Penempatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Merauke Aloysius A. Fangohoy, S.STP, ditemui media ini mengungkapkan, jumlah pegangguran terbuka yang ada di Kabupaten Merauke sampai akhir tahun 2025 lalu sebanyak 3.617 orang.

‘’Kami sebut pegangguran terbuka karena dari data yang ada tersebut yang sudah bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada tidak pernah dilaporkan balik kepada kami. Yang dilaporkan hanya 57 orang bahwa mereka telah diterima bekerja di perusahaan,’’ kata Aloysius A. Fangohoy.
Sementara untuk data dari Januari-Mei 2026, Aloysius mengaku belum melakukan rekapan. Namun rata-rata pencari kerja yang datang mengurus kartu kuning setiap bulannya sekitar 300 orang.

Jumlah pencari kerja di pertengahan tahun 2026 ini kemungkinan besar akan bertambah seiring dengan kelulusan siswa-siswi SMA-SMK di Kabupaten Merauke maupun dari daerah lainnya.

‘’Kalau SMA, tentu wajib melanjutkan jenjang lebih tinggi. Tapi biasanya tidak semua melanjutkan ke perguruan tinggi. Begitu juga untuk lulusn SMK, tidak semua langsung mencari kerja. Ada juga yang melanjutkan ke jenjang Pendidikan lebih tinggi,’’ terangnya.

Mantan Kepala Distrik Kimaam ini mengaku, pihaknya sudah meminta ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Merauke agar memberikan laporan pencari kerja yang diterima. Namun pada umumnya, tidak melaporkan kepada pihaknya, sehingga menjadi kesulitan tersendiri untuk mendata berapa yang sudah bekerja dari jumlah yang mengurus kartu kuning tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

23 minutes ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

53 minutes ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

1 hour ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

2 hours ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

2 hours ago

Daya Tampung SMAN 1 Sentani Terbatas!

Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…

3 hours ago