Categories: MERAUKE

Pemkab Asmat Masih Percayakan Bank Papua sebagai Kasda

MERAUKE-  Pemerintah Kabupaten Asmat hingga saat ini masih mempercayakan Bank Papua sebagai bank Kas Daerah (Kasda). ‘’Sampai sekarang, Bank Papua masih sebagai Kasda,’’ kata Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos,  kepada wartawan saat akan mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di  Merauke, Senin, (9/5), kemarin.   

Bupati Elisa Kambu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Asmat dalam menyertakan modal ke Bank Papua disesuaikan dengan belanja. Tetap ada upaya untuk meningkatkan kepemilikan saham di bank milik daerah Papua tersebut.

‘’Tapi tetap prioritasnya pembangunan dan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat. Itu yang paling utama. Kalau masih ada uang sisa kita bisa melakukan penyertaan modal di Bank Papua,’’ jelasnya.

Namun penyertaaan modal ini, jelas  Elisa Kambu tidak hanya dapat dilakukan dalam bentuk uang, tapi juga  dapat dilakukan dalam bentuk investasi misalnya pembangunan kantor  Bank Papua atau  bank kas. ‘’Jika presentatif gedungnya layak, itu juga bisa dihitung sebagai bagian penyertaan modal,’’ terangnya.

Terkait dengan  pemindahan Kasda oleh Pemerintah Provinsi Papua dari Bank Papua ke  bank lain, Elisa Kambu engan mengomentari hal tersebut. Karena menurutnya, pemindahan itu merupakan kewenangan gubernur. 

‘’Tapi di RUPS inilah  kita mendengar. Tapi, RUPS ini terbatas untuk tahun buku 2021. Kita akan melihat laporan dari manajemen, dari komisiaris. Baru itulah kita melakukan evaluasi bersama-sama. Mengapa itu terjadi. Tapi sampai sekarang kita belum tahu,”bebernya.

Namun begitu, pihaknya tetap berharap bahwa ini bank Papua, ini adalah bank milik rakyat Papua. Maka diharapkan kerjanya juga, disamping tetap profesional supaya bank ini dapat bersaing dengan bank  nasional yang lain, juga keberpihakannya dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat di Papua untuk memperoleh dana dan sebagainya untuk meningkatkan pembangunan di Papua ini.

Sementara itu, pembukaan RUPS  tersebut tertutup bagi wartawan. Namun begitu, hanya ada 1 wartawan  terbitan Merauke yang diperbolehkan masuk dalam arena  meliput pembukaan RUPS tersebut. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

5 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

6 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

7 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

8 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago