Categories: MERAUKE

Kapolres Minta Polisi Jangan Dijadikan Pemadam Kebakaran

MERAUKE- Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK meminta kepada perusahaan swasta maupun BUMN  yang ada di Merauke untuk tidak menjadikan polisi hanya sebagai pemadam kebakaran. Artiya ketika ada masalah yang terjadi di perusahaan tersebut baru melibatkan atau meminta polisi. 

‘’Saya minta kepada kita semua untuk tidak menjadikan polisi hanya sebagai pemadam kebakaran. Tapi bagaimana keberadaan Polisi di situ sebagai mata dan teliga pimpinan sehingga ketika ada masalah yang akan terjadi dapat diantisipasi sedini mungkin,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi  Sultan, SIK ketika rapat dengan BUMN sebagai obyek bital nasional di Ruang Data Mapolres Merauke, Selasa (8/11). 

Termasuk dengan perusahaan swasta. Kapolres mengungkapkan bahwa sesuai dengan laporan intelejen, tercatat 8 persahaan swasta di Merauke dimana terbanyak adalah perusahaan kelapa sawit.

Karena itu, Kapolres mengharapkan adanya MoU dengan perusahaan tersebut terkait dengan pengamanan. Kapolres juga mencontohkan adanya perusahaan yang mengalami  masalah dan saat terjadi masalah itu baru pihaknya diminta untuk melakukan pengamanan. 

‘’Terkait dengan pelayanan kepolisiandimana Polri  wajib memberikan pelayanan kepolisian kepada  kepada masyarakat atau pelaku usaha baik itu BUMN atau swasta. Untuk obyek vital disana diatur Polri  wajib ada di situ untuk menjaga 3 hal paling mendasar yang kebedaan Polri di suatau  perusahaan BUMN ataupun juga swasta.

Mengaa saya katakan seperti itu, karena Polri sekarang menjadi pelindung dan pengayom. Bukan pencari-cari masalah atau mencari persoalan di badan usaha,’’ terangnya. 

Ditambahkan, keberadaan Polisi di  perusahaan baik swasta  maupun BUMN akan memberi dampak bagi perusahaan. Misalnya, untuk  perbankan ketika ada yang ingin melakukan perbuatan jahat misalnya perampokan atau pencurian tapi karena melihat adanya Polisi di sana maka niatnya  tersebut bisa diurungkan. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

4 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

7 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

8 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

9 hours ago