Categories: MERAUKE

Selain Ispa, Juga Diare Juga Meningkat

MERAUKE – Musim kemarau yang sedang terjadi di Merauke mulai berdampak pada berbagai penyakit yang dialami warga. Salah satunya adalah Inpeksi Saluran Pernapasan Atas (Ispa) dan diare.

‘’Secara umum, beberapa penyakit  yang dominan di musim kemarau ini diantaranya Ispa dan akhir-akhir ini diare dialami anak-anak. Tapi tidak sampai KLB (Kejadian Luar Biasa),’’ tandas Kepala Puskesmas Mopah Baru Sisilia Florida, saat ditemui di ruang kerjanya.

Ispa dan diare tersebut kemungkinan karena pengaruh kemarau  yang terjadi saat ini., Dimana dimusim kemarau seperti ini banyak debu yang beterbangan yang terkadang tidak disadari, padahal sudah banyak dihirup.

Karena itu, lanjutnya,  di musim kemarau seperti sekarang ini saat berada diluar ruangan disarankan untuk menggunakan masker. Selain itu, juga bisa disebabkan karena air yang diminum tidak hiegenis sehingga dia menyarankan  untuk air yang diminum terlebih dahulu dimasak  sampai mendidih. ‘’Bisa juga terjadi karena pancaroba,’’ terangnya.

Sementara penyakit-penyakit generatif yang paling banyak ditemukan adalah diabetes  dan hipertensi. Untuk diabet, lanjut dia, penyebabnya ada 2 yakni pertama karena keturunan dan kedua karena pola makanan.

‘’Kalau tipe gula 1 itu sudah dari keturunannya. Sedangkan kalau gula tipe 2 karena pola makan. Banyak makan nasi atau karbohidrat yang tidak diimbangi olahraga. Apalagi, kalau suka makan nasi yang enak-anak, yang pulen. Padahal sebenarnya, nasi yang enak-enak itu relatif gulanya tinggi,’’ jelasnya. 

Karena itu,  Sisilia Florida  menyarankan pada peserta BPJS Kesehatan untuk memanfaatkan kepesertaannya tersebut minimal 1 kali dalam 6 melakukan pemeriksaan kesehatan atau kontrol  kesehatan untuk dapat mengetahui status kesehatannya.

‘’Jangan sakit dulu baru pemeriksaan dan pengobatan. Tapi sebelum pengobatan, baiknya melakukan kontrol secara rutin sehingga status kesehatan kita cepat diketahui dan kita bisa jaga gaha hidup atau pola hidup,’’  terangnya.

Di Puskesmas Mopah Baru ini, tambah Sisilia Florida, rata-rata kunjungan perharinya 150 orang atau pasien. (ulo)     

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

12 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

13 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

14 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

15 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

16 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

16 hours ago