Categories: MERAUKE

Dua Pelaku Jambret Diringkus

Kapolres  Merauke AKBP  Agustinus Ary  Purwanto, SIK  didampingi Kasat Reskrim  AKP Carroland  Rhamdhani, SIK, SH, M.Si,  saat menggelar konfrensi pers, Sabtu  (7/3). ( FOTO:Sulo/Cepos )

MERAUKE-Setelah berhasil mengungkap  dan menangkap  5  sindikat  pencurian sepeda motor,  Polres Merauke    kembali  berhasil mengungkap dan meringkus  dua pelaku   pencurian dengan  kekerasan atau jambret  yang selama ini  sangat meresahkan masyarakat  khususnya para kaum hawa yang sering menjadi  sasaran. Kedua  pelaku yang diringkus  tersebut masih di bawah umur,  berinsial FB dan AS.  

   Kapolres Merauke  AKBP Agustinus Ary  Purwanto, SIK  didampingi Kasat Reskrim  AKP Carroland  Rhamdhani, SIK, SH, M.Si,  saat menggelar konfrensi pers, Sabtu  (7/3) mengungkapkan, kedua pelaku  yang berhasil diungkap dan diringkus ini adalah pelaku jambret   terhadap seorang ibu di Jalan Kali Weda, Kelurahan  Seringgu Jaya, 4 Maret  2020. 

   Saat itu, korban  yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya  mengendarai sepeda motor, lalu  dihadang oleh kedua pelaku. Selanjutnya, merampas tas milik korban yang  berisi uang serta membawa kabur sepeda motor   milik korban. ‘Dalam melakukan aksinya, kedua pelaku  membawa  parang panjang untuk mengancam korbannya,’’ kata   Kapolres.   

   Selain   jambret   di Kali Weda tersebut,  pelaku  kata Kapolres, juga   sering melakukan  aksinya di sekitar    pertokoan KSN.   “Dari pemeriksaan sementara,  kedua pelaku  juga sering melakukan aksinya di sekitar  KSN. Tapi, kita terus mengembangkan kemungkinan  kedua pelaku melakukan  aksinya di tempat  lain,”  jelasnya.  

   Kedua pelaku  mengaku  tinggal di Merauke  dalam  2 tahun  terakhir. ‘’Keduanya  berhasil kita  tangkap  pada tempat  yang sama,’’ kata    Kapolres. 

  Dari hasil pemeriksaan sementara ,diketahui bahwa hasil kejahatan   kedua pelaku tersebut digunakan untuk berfoya-foya. Kapolres  menjelaskan, bahwa pihaknya   masih  terus mengembangkan dan melakukan penyelidikan terkait pelaku lainnya   yang   selama ini  telah dilaporkan  ke pihak Kepolisian. Kapolres mengaku bahwa  dalam  beberapa  bulan terakhir ini    pencurian  dengan kekerasan   telah meningkat. 

  “Kami banyak mendapat laporan maupun  informasi  baik itu   langsung datang ke  SPKT  maupun  lewat media sosial. Merespon   itu,   kita efektifkan Opsnal   Reskrim  yang  ada untuk melakukan penyelidikan   dan berhasil mengungkap dan menangkap  kedua pelaku ini, ‘’ terangnya.

   Kapolres  juga menegaskan bahwa  pihaknya  sudah memerintahkan anggota  bagi  oknum masyarakat yang membawa  senjata tajam seperti   parang, kampak atau pisau  bukan  pada tempatnya  untuk  segera diamankan dan pihaknya  akan proses agar  ada efek jera  bagi oknum masyarakat yang  suka membawa alat  tajam untuk membuat  kriminal bahkan  membunuh  orang lain. 

  “Kalau   misalnya  bawa  parang atau kampak ke sawah, tidak mungkin  kita amankan. Tapi kalau  di  dalam kota   dan malam hari bawa  alat tajam maka   kita akan   amankan untuk  proses secara hukum,’’ tandasnya. (ulo/tri) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

7 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

8 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

9 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

10 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

10 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

11 hours ago