Meski demikian, Kapolres menegaskan sejumlah senjata tajam (sajam) yang diamankan dalam penanganan insiden tersebut tidak akan dikembalikan. “Untuk alat tajam yang kami amankan tidak akan kami kembalikan,” tegasnya.
Pasca kejadian, Kapolres menengaskan pihaknya juga meningkatkan pengawasan dan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun warga yang tinggal di kawasan Pintu Air.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat keributan serupa disebut telah beberapa kali terjadi dan mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami juga berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat di sana yang menghendaki terciptanya kedamaian,” katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…