

Merauke Yoseph Bladib Gebze (foto:SULO/CEPOS)
MERAUKE– Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze secara tegas mengatakan tidak ada proses militeralisasi terkait kerja sama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Merauke dengan TNI dan Polri dalam rangka membantu pengawasan Pendidikan khususnya kehadiran guru di sekolah.
‘’Jadi ini jangan diterjemahkan bahwa ada proses mili militeralisasi masuk sekolah. Saya tegaskan tidak ada. Atau kepolisian masuk sekolah, tidak ada. Yang ada itu, beliau-beliau (TNI dan Polri) membantu kita agar penyelenggaraan Pendidikan berjalan baik di
Kabupaten Merauke,’’ tandas bupati Yoseph Bladib Gebze seusai penandatangan MoU dengan Dandim 1707/Merauke dan Kapolres Merauke, Rabu (3/9).
Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak ada maksud untuk militeralisasi atau memasukan unsur-unsur meliter dalam Pendidikan.
‘’Tentu tidak. Kami sebagai kewilayahan, bekerja sama dengan Polres, komitmen kami adalah membantu unsur-unsur Pemerintah Kabupaten Merauke untuk mengawal pembangunan di Merauke khususnya bidang Pendidikan untuk mewujudkan cita-cita bersama,’’ katanya.
Dili Eko Setyawan yang baru sekitar 1 minggu menjabat sebagai Dandim 1707/Merauke itu mengaku siap membantu pemerintah Kabupaten Merauke khususnya di bidang Pendidikan sebagaimana maksud dan tujuan dari MoU tersebut.
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…