Categories: MERAUKE

Disperindagkop Segera Tertibkan Pakaian Bekas Impor

MERAUKE– Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) UMKM Kabupaten Merauke dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian akan segera melakukan penertiban terhadap penjualan pakaian bekas impor.

‘’Dalam minggu ini kita akan turun melakukan penertiban pakaian bekas impor dengan melibatkan Kepolisian dan teman-teman dari Bea Cukai,’’ tandas Kepala Disperindakop UMKM Kabupaten Merauke Erick Rumlus, Senin (5/6).

Erick mennjelaskan bahwa dalam penertiban ini pihaknya tidak menutup usaha dari para pedagang pakaian bekas impor tersebut. Namun yang akan dilakukan adalah menyita pakaian bekas impor yang dijual oleh para pedagang pakaian bekas tersebut.

‘’Kita akan melakukan penyitaan atas pakaian bekas impor yang dijual. Itu yang dicatat. Silakan usaha tetap buka tapi bukan menjual pakaian bekas impor karena itu sudah dilarang. Kalau ada ada pakaian bekas itu yang kita sita,’’ terangnya.

Dikatakan, penyitaan yang akan dilakukan tersebut sama dengan penyitaan daging impor yang dilakukan oleh intansi terkait dalam rangka mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) masuk ke Merauke. ‘’Dasar yang digunakan sama dengan itu. Kita tidak menutup usahanya, tapi kalau ada barang dilarang tetap dijual itu yang kita sita,’’ terangnya.

Erick menambahkan, bahwa waktu yang diberikan kepada para pedagang pakaian bekas impor tersebut sudah cukup. Karena sudah berlangsung hampir 1 tahun. Namun yang terjadi justru masih ada yang mendatangkan pakaian bekas impor baru. ‘’Kapan habisnya kalau kita ikuti keinginan mereka,’’ pungkasnya. (ulo)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

22 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

22 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

23 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

23 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

24 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

1 day ago