Categories: MERAUKE

Musrenbang Distrik akan Dijabarkan dalam 5 Prioritas Utama

H. Riduwan, S.Sos, M.Pd ( FOTO: Sulo/Cepos)

  MERAUKE-  Dalam rangka perencanaan dan penyusunan program pembangunan di tahun 2023 mendatang,  saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melalui Bappeda dan Balitbang Kabupaten Merauke mulai 7-14 Maret akan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  tingkat distrik.

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, S.Sos, M.Pd, saat  membuka Musrenbang tingkat distrik tersebut, Senin (7/3) mengungkapkan,  Musrenbang  tingkat distrik ini akan dijabarkan dalam  5 prioritas utama. Pertama, pemenuhan pelayanan dasar, kedua pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Ketiga, melestarikan nilai budaya dan pemberdayaan masyarakat adat, keempat meningkatnya konekvitas dasar transportasi antara ibukota distrik dan kampung dan kelima  peningkatan kualitas lingkungan hidup.

‘’Dalam Musrenbang distrik ini akan muncul pemikiran-pemikiran yang cerdas, inovatif dan kreatif di semua sektor pembangunan menuju Merauke bangkit dan sejahtera,’’ harapnya.

Ia juga mengharapkan dalam Musrenbang tingkat distrik ini,  semakin  meningkatnya kualitas perencanaan yang dilakukan. Dimana pokok-pokok pikiran dari para dewan juga dibahas dalam Musrenbang distrik ini. ‘’Saya berharap, partisipasi dari semua pihak baik dari eksekutif maupun legeslatif,’’ katanya.

Musrenbang tingkat distrik ini dilakukan lewat meeting zoom mengingat masih dalam suasana pandemi. Wabup berharap, para peserta Musrenbang tingkat distrik tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Merauke.

Sementara itu, Sekda Merauke Ruslan Ramli, SE, M.Si., menjelaskan, Musrenbang  yang  dilaksanakan ini merupakan perencanaan di tahun ketiga RPJMD.  ‘’Tahun lalu juga kita  lalkukan dengan meeting zoom. Tahun kemarin, tentunya tidak lepas dari program yang sudah ditetapkan dalam RPJM. Pasti seluruh program kegiatan yang sudah kita usulkan  itu pasti sudah diselesaikan dengan baik sesuai dengan tahapan dan waktu pelaksnaan anggaran. Karena bicara RPJM kita tidak lepas dari pelaksanaan anggaran itu sendiri,’’ katanya.

Sementara seluruh OPD akan mengacu pada RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). ‘’Musrenbang ini juga untuk menampung aspirasi secara buttom up mulai dari kampung, distrik dan kabupaten. Kemudian dipanelkan di provinsi nanti. Mana yang menjadi domain provinsi dan mana kabupaten. Tapi seluruhnya itu mengacu pada RPJM sesuai tahun pelaksanaannya dimana  2023 merupakan tahun ketiga RPJM,’’ tandasnya. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

9 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

10 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

11 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

12 hours ago