Ditambahkan, data akurat harus menjadi dasar pembayaran. Karena ini sudah bicara antar negara. Bukan lagi di dalam negerinegeri.
“Pada dasarnya kami siap bayar apabila didukung datang, ” tambahnya.
Diketahui, Pemprov Papua sebagai provinsi induk yang memberangkatkan ratusan anak-anak Papua ke luar negeri dengan tujuan diantaranya. Amerika Serikat mengembalikan mahasiswa itu ke daerah masing-masih setelah adanya DOB Provinsi.
Tak hanya itu, Pemprov Papua juga angkat tangan tidak lagi membiayai anak-anak yang masih tersisa tersebut dengan alasan anggaran Otsus yang diterima Pemprov Papua tidak cukup membiayai anak-anak yang dikirim keluar negeri tersebut. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…
Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…
Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…
Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…
Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di ruang…