Ditambahkan, data akurat harus menjadi dasar pembayaran. Karena ini sudah bicara antar negara. Bukan lagi di dalam negerinegeri.
“Pada dasarnya kami siap bayar apabila didukung datang, ” tambahnya.
Diketahui, Pemprov Papua sebagai provinsi induk yang memberangkatkan ratusan anak-anak Papua ke luar negeri dengan tujuan diantaranya. Amerika Serikat mengembalikan mahasiswa itu ke daerah masing-masih setelah adanya DOB Provinsi.
Tak hanya itu, Pemprov Papua juga angkat tangan tidak lagi membiayai anak-anak yang masih tersisa tersebut dengan alasan anggaran Otsus yang diterima Pemprov Papua tidak cukup membiayai anak-anak yang dikirim keluar negeri tersebut. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plak. Anak panah menancap tepat di lingkaran sasaran. Di sisi lapangan, tepuk tangan langsung pecah.…
Ia menyimpulkan bahwa ada sebuah kesadaran dan gerakan yang harus dilakukan dan itu dimulai dari…
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…