

Inspektorat Provinsi Papua Selatan saat menyasar mahasiswa Unmus untuk memberikan kampanye dan sosialisasi pemberantasan korupsi dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia, Selasa (5/12/2023). (Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dalam rangka menyongsong Hari Anti Korupsi Sedunia, 9 Desember 2023, Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Inspektorat Daerah Papua Selatan menggelar berbagai kegiatan.
Inspektur Daerah Provinsi Papua Selatan Sucahyo menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia tersebut pertama lomba cipta dan baca puisi tingkat SLTP, lomba poster untuk tingkat SMA dan perguruan tinggi.
‘’Kita juga melakukan kampanye atau sosialisasi anti korupsi ke sekolah-sekolah. Kita menyasar anak-anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa agar mereka terlibat dalam upaya-upaya pemberantasan tindak pidana korupsi,’’ katanya Sucahyo saat memberikan kampanye dan sosialisasi anti korupsi bagi mahasiswa Unmus Merauke, Selasa (5/12/2023).
Kampanye dan sosialisasi ini, lanjut Sucahyo Agung Dwi telah dimulai dari SD, SMP, SMK dan perguruan tinggi. Untuk perguruan tinggi, sosialisasi dilakukan di Universitas Negeri Musamus (Unmus) Merauke, Selasa kemarin.
Sementara pada puncak Hari Anti Korupsi Sedunia akan digelar jalan sehat dna olahraga bersama termasuk kuiz-kuiz dan seni budaya di Lapangan Monuimen Kapsul Waktu Merauke.
Dikatakan, korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa. Karena itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada keterlibatan peran serta dari masyarakat. ‘’Disini kita coba mengenalkan kepada aparatur sipil negara dan kepada masyarakat dewasa dan menyasar ke anak-anak sekolah, terutama dalam membuat puisi, mereka sangat kritis.
Ternyata korupsi ini tidak hanya diketahui orang dewasa tapi anak-anak yang notabene pelajar ini juga sudah tahu. Bahwa korupsi itu adalah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan. Saya kira ini tujuan kita bagaimana membumikan dan menggemakan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi ini,’’ jelasnya.
Ditambahkan, kinerja APIP dalam upaya pemberantasan korupsi di Papua Selatan cukup bagus. ‘’Melihat kinerja inspektorat kabupaten, cukup baguslah kinerja mereka, baik melalui monitoring dari KPK maupun dari interen mereka sendiri cukup bagus,’’ pungkasnya. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…