Pastor Paroki Santa Theresia menjelaskan, bahwa Gereja Katolik Santa Theresia Buti Merauke merupakan gereja peradaban. Disebut gereja peradaban karena disinilah titik pertama misionaris masuk ke Papua Selatan dan dilakukan pembabtisan pertama kepada orang Marind atas nama Clara S. Gebze.
Selain itu, juga di Kompleks Gereja Katolik Santa Theresia itu juga tulang belulang dari para misionaris diletakan di monument tersebut. ‘’Setelah 120 tahun, peradaban itu masuk Papua Selatan, baru hari ini gedung gereja yang presentative akan dimulai,’’ jelasnya.
Pastor Simon Petrus Matruty menjelaskan bahwa gedung gereja yang akan dibangun tersebut akan membutuhkan anggaran dengan estimasi Rp 24 miliar. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…