

Erick Rumlus, S.Sos (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindakop) UMKM Kabupaten Merauke akan menggodok ulang penempatan pangkalan Minyak Tanah (Mitan) yang ada di dalam wilayah kota.
Kepala Disperindakop UMKM Kabupaten Merauke, Erick Rumlus, S.Sos mengungkapkan, pengodokan ulang pangkalan minyak tanah tersebut karena distribusi Mitan yang merupakan BBM yang masih disubsidi pemerintah saat ini tidak merata.
‘’Kami melihat bahwa distribusi Mitan melalui penempatan pangkalan tidak merata,’’ kata Erick Rumlus, Jumat (4/8).
Dikatakan, ada wilayah atau titik yang pangkalan saling berdekatan dengan penduduk yang relatif sama dengan titik lainnya yang kadang hanya satu pangkalan, bahkan tidak ada pangkalan di tempat tersebut.
Akibatnya, ada warga yang sulit untuk mendapatkan Mitan tersebut. Sementara ada warga yang mudah mendapatkannya. Bahkan, ditengarai adanya penyalahgunaan Mitan untuk pangkalan yang saling berdekatan tersebut.
Sampai saat ini, masyarakat masih sulit mendapatkan Mitan. Namun di sisi lain, ada penjualan di kios-kios dengan harga yang sudah sangat berbeda dengan yang ada di pangkalan.
Di pangkalan, harga yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 3.500 perliter. Sementara di kios-kios tersebut, harganya sudah mencapai Rp 8.000-10.000 perliternya. (ulo/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…