

Brigjen TNI Andy Setyawan (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kendati saat ini, tapal batas negara antara RI dan PNG di Kabsupaten Boven Digoel telah dijaga oleh satu Batalyon Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) namun akan ada lagi tambahan 1 batalyon satuan pengamanan perbatasan di wilayah tersebut.
‘’Akan ada tambahan satuan tugas batalyon di Kabupaten Boven Digoel. Ini untuk menutup transaksi Narkoba khususnya ganja kering termasuk masuknya senjata api ilegal dari negara tetangga PNG,’’ kata Danrem 174/ATW Brigjen TNI Andy Setyawan, di Merauke, Jumat (2/5).
Penambahan pasukan di wilayah perbatasan ini, tidak hanya terjadi di Kabupaten Meruke namun juga di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.
’’Dengan adanya tambahan satuan penugasan di perbatasan ini, tidak hanya melaksanakan pengamanan perbatasan tapi bisa membantu masyarakat yang ada di daerah terpencil di sector perbatasan. Karena kemarin juga kami telah mendata sekolah-sekolah yang ada di perbatasan agar anak-anak sekolah yang ada di perbatasan ini bisa mendapatkan Pendidikan yang layak,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…