Categories: MERAUKE

BPH Migas akan Turun ke Merauke

*Untuk Mengawasi Penyaluran BBM*

MERAUKE – Badan Pengawas Hilir (BPH) Migas bersama dengan provinsi dan kabupaten dalam waktu dekat ini akan turun ke Merauke untuk melakukan pengawasan  terhadap penyaluran BBM yang ada di 19 penyalur di Kabupaten Merauke, termasuk di Kabupaten Boven Digoel.

Kepala Cabang Dinas Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Wilayah Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat, Roni R. Manuputty, SE, M.Si yang ditemui media ini seusai mengikuti pembukaan Musrenbang tingkat Kabupaten Merauke di Kantor Bappeda Kabupaten Merauke, Selasa(5/4) menjelaskan, Tim dari BPH Migas  bersama dengan provinsi dan kabupaten tersebut akan turun dalam waktu dekat ini.

    ‘’SKnya  sedang digodok. Kemungkinan pertengahan April ini sudah turun ke Merauke untuk melakukan pengawasan,’’katanya.

   Roni R. Manuputty menjelaskan bahwa dulunya pemberian kuota BBM bersifat glondongan. Tapi, sekarang ini tidak demikian. Sekarang ini setiap penyalur memiliki kuota sendiri sehingga pengawasannya lebih mudah.

‘’Sekarang ini pengawasannya lebih mudah. Kadang orang bertanya, kenapa ini kosong. Padahal tidak. Sekarang setiap penyalur dengan kuotanya masing-masing. Misalnya untuk SPBU Parako, kuotanya sekian. Tidak bisa lewat.

Begitu juga SPBU Ahmad Yani dan seterusnya. Kalau dulu sistemnya gelondongan, sehingga pertamina yang atur. Sekarang tidak demikian. Sekarang pengawasannya lebih mudah,’’ jelasnya.   

     Ditanya lebih lanjut apakah kemungkinan ada tambahan kuota BBM untuk Merauke,  Roni menjelaskan, nanti setelah BPH Migas turun  baru bisa dilihat apakah perlu ada tambahan atau tidak.

‘’Nanti setelah kita turun dan dilakukan evaluasi apakah kuota yang diberikan itu sudah memenuhi atau tidak. Kalau dari  evaluasi  nanti ternyata kurang, pasti ada penambahan  ditengah jalan. Tapi, perpernyalur. Bukan lagi kabupaten,’’tuturnya.(ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: BBMMERAUKE

Recent Posts

Tukang Bakso Keliling Ditikam OTK di Kampung Karujaya, Pelaku Langsung Kabur

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., mengatakan pihaknya…

14 minutes ago

Polres Keerom Kembali Musnahkan Ganja

Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…

1 hour ago

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

2 hours ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

3 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

4 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

5 hours ago