

AKBP Leonardo Yoga, SIK (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kasus penganiyaan yang diduga akibat pengaruh minuman keras terjadi di Kota Merauke pada Minggu (2/11).
Kasus penganiayaan ini terjadi di 2 lokasi atau titik yang berbeda. Pertama di depan Apoltik Victoria, Jalan Kudamati Merauke pada Minggu sore sekira pukul 16.00 WIT. Kemudian, kasus kedua terjadi di Gudang Arang Kelurahan Kamahedoga, sekira pukul 19.30 WIT.
Kedua korban penganiayaan di 2 titik tersebut harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius. ‘’Kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga kepada wartawan di Merauke, Senin (3/11).
Kapolres Leonardo Yoga menjelaskan bahwa kedua kasus penganiayaan yang kejadiannya berdekatan tersebut telah ditangani pihaknya dengan mengedepankan upaya-upaya preemtif dan melakukan diolog komunikasi dengan para tokoh khususnya tua-tua yang ada di kedia titik tersebut. ‘’Puji Tuhan situasi dapat dikendalikan,’’ jelas Kapolres.
Page: 1 2
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…
Proyeksi tersebut disampaikan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, berdasarkan analisis posisi…
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di…
Pengamat politik, Fernando Emas, menilai kemunculan nama Sjafrie sebagai salah satu temuan paling mengejutkan dalam…
Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas,…
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…