Categories: MERAUKE

Satu Pelaku Pencurian di Toko Marinda Ditangkap

MERAUKE- Salah satu pelaku  pencurian di  Toko Marinda, Jalan Parako Merauke pada 22 Oktober lalu berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Pelaku yang ditangkap tersebut berinisial JA. Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, didampingi Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH dan Kasat Reskrim AKP Najamuddin, MH, saat menggelar conferensi pers, Kamis (3/11).

Mengungkapkan, kasus pencurian ini dilakukan oleh dua oknum mahasiswa JA dan seorang yang sudah ditetapkan sebagai DPO bernama Manu Alua  pada tanggal 22 Oktober 2022. Dimana, JA berboncengan dengan Manu Alua menuju TKP. Sampai di TKP, kemudian Manu Alua masuk ke dalam toko sedangkan JA menungu diluar.

  ‘’Lalu pelaku mengambil barang-barang  berupa 1 buah kamera Canon, 1 buah HP Vivo,  laci kasir yang terbuat dari  besi, 2 tas sekolah, tas  rinjani, 1 unit laptop dan 4 senter.

‘’Barang bukti tersebut semuanya sudah kita amankan, termasuk sepeda motor yang digunakan para pelaku melakukan kejahatan sebagai barang bukti,’’ tandasnya. Setelah melakukan pencurian tersebut, jelas dia, maka pada 28 Oktober dengan bantuan dan dukungan masyarakat, pelaku JA  diamankan oleh masyarakt karena sudah dicurigai kemudian dilaporkan ke Polres Merauke.

‘’Selanjutnya  anggota bertindak mengamankan JA. Setelah diinterogasi selanjutnya kita dapatkan barang-barang yang merupakan bagang bukti tersebut,’’ jelasnya.

Terkait dengan MA yang identitasnya sudah diketahui dan telah masuk daftar DPO, Kapolres memerintahkan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke untuk segera melakukan penangkapan. Kapolres juga mengungkapkan bahwa kedua pelaku tersebut berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Merauke. ‘’Keduanya berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Merauke,’’ terangnya.

  Disinggung soal apakah ada jaringan dengan  para pelaku pencurian 17 laptop milik Vitta Seluler, Kapolres mengaku bahwa para pelaku tersebut memiliki kelompok sendiri-sendiri.

‘’Kita masih melakukan penyelidikkan apakah kedua pelaku ini merupakan bagian dari beberapa aksi pencurian  yang selama ini meresahkan warga,’’ jelasnya. Keduanya tambah dia akan dijerat Pasal 363 ayat (2) dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pelatihan Kakao Perkuat Kapasitas Petani dan Koperasi di Raja Ampat

Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…

3 hours ago

Bupati Tolikara Pastikan Kesiapan BPL GIDI Pusat di Kanggime

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, baik pembangunan…

4 hours ago

Ridwan Pimpin PEPABRI Papua, Fokus Perkuat Soliditas dan Kesejahteraan Anggota

Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun…

5 hours ago

Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan PNG, 5 Selamat, 2 Orang Hilang

‘’Dari laporan  yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2…

6 hours ago

Palang Kantor  Dinkes  Merauke Segera Dibuka

Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…

7 hours ago

Polisi Ingatkan Pelaku Kriminal, Pilih Bertobat Atau Berobat

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…

8 hours ago