Categories: METROPOLIS

Prof. Kambuaya: Putra Daerah Harus Jadi Pelaku di DOB

JAYAPURA- Ketua Senat Universitas Cenderawasih Prof. Dr. Balthasar Kambuaya mengharapkan agar dengan terbentuknya tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Adat Lapago, Meepago dan Ha Animha ru di tiga wilayah adat yaitu Lapago, Meepago dan Ha Anim, maka putra daerah harus bisa memanfaatkan peluang ini dengan bekerja sungguh-sungguh membangun daerahnya sendiri.

   “Dengan adanya provinsi baru banyak putra daerah akan menjabat dengan jabatan Eselon 1 dan eselon  2 dan  ini menjadi peluang, mereka harus bekerja sungguh-sungguh,” katanya.

  Menurut Prof Kambuaya, saat ini bukan saatnya lagi mengkomplain dan menolak daerah otonomi baru, tetapi bagaimana menyiapkan diri untuk mengisi daerah otonomi baru oleh anak asli daerah.

  “Jangan komplain dan bicara lagi, tapi mari kita kerja sungguh-sungguh, karena provinsi ini ada di wilayah kita masing-masing kita diberikan kepercayaan untuk memimpin wilayah itu Mari kita bekerja,”katanya.

  Pihaknya mengaku sebagai perwakilan  perguruan tinggi, pihaknya terus berupaya untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mengisi pembangunan di daerah otonomi baru.

“Kami perguruan tinggi terus menyiapkan SDM untuk membantu masyarakat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab itu,” katanya.(oel/tri)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago