Categories: MERAUKE

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

9 ABK KMN Kalvin 04 Diamankan 

MERAUKE – Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal nelayan asal Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan PNG. Penangkapan terbaru terjadi pada 26 Agustus 2026 terhadap KMN Kalvin 04. Kapal tersebut membawa sembilan orang yang terdiri dari nakhoda atau kapten dan anak buah kapal (ABK).

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, mengatakan, KMN Kalvin 04 ditangkap saat berada di wilayah perairan Papua Nugini dalam patroli yang dilakukan NFA bersama Imigrasi PNG.

“Pada tanggal 26 Agustus, satu kapal lagi ditangkap atas nama KMN Kalvin 04. ABK plus kapten itu sembilan orang,” kata Rekianus Samkakai ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/9).

Setelah ditangkap, kapal bersama seluruh awaknya dibawa ke Daru untuk menjalani proses lebih lanjut sebelum selanjutnya dibawa ke Port Moresby. Informasi penangkapan tersebut diperoleh pemerintah daerah dari pemilik kapal melalui video. Informasi itu kemudian dikonfirmasi kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby.

Pemerintah daerah, kata dia, selama dua bulan terakhir juga terus berkoordinasi dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) terkait pemantauan kapal-kapal nelayan yang diduga memasuki wilayah perairan Australia maupun Papua Nugini.

Setiap bulan, Bakamla mengirimkan hasil pemantauan satelit yang memuat pergerakan kapal-kapal yang diduga memasuki wilayah perairan kedua negara tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

11 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

11 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

13 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

14 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

15 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

1 day ago