Categories: MERAUKE

Turunkan Ratusan Personel Selama Operasi Ketupat

MERAUKE  Kepolisian Resor Merauke menurunkan ratusan personel selama operasi Ketupat tahun 2024. Operasi Ketupat ini dimulai hari ini, Kamis (04/03/2024) dan akan berlangsung selama 13 hari kedepan.   

   Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, mengungkapkan bahwa selama operasi ketupat berlangsung total  personel yang diturunkan untuk pelaksana utama sebanyak 80 personel, sementara pelaksana cadangan 268 personel yang merupakan gabungan stakeholder TNI-Polri dan stakeholder lainnya,  diantaranya Basarnas, Perhubungan, Organisasi Sadar Kamtibmas.

‘’Kita juga laporkan juga kepada masyarakat bahwa di Merauke digelar 6 pos, yakni 2 pos pelayanan  yakni di Bandara Mopah Merauke dan Pelabuhan Umum Yos Sudarso. Sementara 4 Pos  Pengamanan yakni di Tugu Lingkaran Brawijaya, Pertigaan Jalan Raya Mandala-Ahmad Yani. Pertigaan Kuprik dan  Pertigaan Tanah Miring,’’ kata Kapolres seusai memimpin apel pasukan pengamanan operasi ketupat 2024 di Lapangan Apel Mapolres Merauke, Rabu (03/04/2024).

Dikatakan, Operasi Ketupat yang dilaksanakan ini merupakan  Kalender Kamtibmas  yang rutin setiap tahun dilaksanakan. Dimana Umat Muslim  merayakan  hari Raya Idul Fitri. Tentunya, kegiatan yang dilakukan masyarakat memiliki ekalasi semakin tinggi  terutama potensi gangguan  terkait dengan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Termasuk juga kejahatan-kejahatan konvensional.

‘’Ini yang menjadi fokus sehingga Polri bersama dengan rekan-rekan stakeholder lainnya dan teman-teman TNI bagaimana kegiatan masyarakat ini berjalan aman dan lancar,’’ terangnya.

Karena itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat pada saat pelaksanaan Idul Fitri untuk saling menghormati saudara-saudara yang sedang melaksanakan hari besar keagamaan tersebut.

‘’Hindari eforia-eforia yang  kira-kira berpotensi mengganggu masyarakat baik berkendara di jalan, kemudian knalpot, ugal-ugalan. Jangan sampai terlalu eforia tapi membawa musibah. Kecelakaan, fatalitas kecelakaan, luka berat sampai meninggal dunia,’’ pesannya.

Begitu juga bagi yang akan meningalkan rumahnya mudik ke kampungnya untuk perhatikan keamanan rumahnya.

‘’Pastikan rumah dalam keadaan safety dan aman. Kondisi listrik dalam keadaan tidak berfungsi sehingga tidak terjadi kebakaran,’’ pintanya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

7 hours ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

9 hours ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

11 hours ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

13 hours ago

Dokter Spesialis Anak Jelaskan Penyebab Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…

16 hours ago

Ratusan Ular Kobra Lepas saat Banjir , Warga Digigit hingga Dilaporkan Tewas

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…

19 hours ago