

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putera. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Aksi perampokan dalam beberapa bulan terakhir semakin marak terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mulai dari kasus perampok lintas Provinsi hingga kasus yang menyeret sejumlah pelaku sindikat perampok dan pencurian di Kabupaten Mimika.
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putera mengatakan, dari kasus-kasus tersebut beberapa diantaranya telah berhasil diungkap dan beberapa kasus lainnya masih didalami.
Kata Kapolres, ada pelaku yang sudah berhasil ditangkap dan beberapa pelaku lainnya masih dalam kejaran polisi. Identitas pelaku juga telah dikantongi.
“Beberapa kejadian yang kita lihat motifnya hampir sama. Jadi dia dekati korban atau dia cegat korban langsung dia lajukan tindakan-tindakan yang sangat membahayakan korban. Pada saat korban sudah tidak berdaya disitu lah mereka melakukan aksi pencurian,” kata Kapolres saat ditemui di Mako Polres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Rabu (3/4/2024).
Kapolres menyebut, para pelaku kejahatan tersebut berkomplotan. Saat pelaku lainnya berhasil ditangkap, ada pelaku lainnya yang bermunculan.
Kapolres berharap, dalam waktu dekat pelaku-pelaku yang sudah dikantongi identitasnya tersebut dalam waktu dekat dapat segera diamankan.
Dengan demikian, polisi akan terus melakukan pendalaman terkait hal tersebut guna mengungkapkan para pelaku.
“Kita belum bisa identifikasi ya. Maksudnya apakah ini ada sindikat atau jaringan lain yang masih bermain di Timika, apakah mereka kelompok yang terpisah nantinya setelah kita (berhasil) amankan si pelaku baru bisa kita bisa analisa,” ujarnya. (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…